Logo

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
(Ditjen Vokasi).

Jl. Jenderal Sudirman Gedung E Lantai III Senayan, Jakarta 10270
vokasi@kemdikbud.go.id

Lihat di Google Maps
Profil Kami
Berita
Gulir Ke Bawah
Cari

Perguruan Tinggi Kawan Lama Jadi Kawan Baru Vokasi

05 Mei 2021 05:39:00Kategori : Berita   Setditjen Diksi
Perguruan Tinggi Kawan Lama Jadi Kawan Baru Vokasi
Perguruan Tinggi Kawan Lama Jadi Kawan Baru Vokasi

Jakarta, Ditjen Diksi – Seiring pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi terus melakukan langkah-langkah strategis, utamanya menggiatkan kerja sama satuan pendidikan vokasi yang melibatkan dunia usaha dan industri (DUDI). Adapun salah satunya dengan melakukan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama antara Ditjen Pendidikan Vokasi dengan PT Kawan Lama Sejahtera di Kantor Kemendikbud, Jakarta (3/5).

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto menyebutkan, upaya kerja sama ini perlu terus dilakukan guna pengembangan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan kompeten sesuai dengan perkembangan zaman. Karenanya, “Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, di antaranya adalah pihak industri. Dengan adanya kerja sama ini, kualitas pendidikan vokasi di Indonesia dapat ditingkatkan lebih maksimal,” tuturnya.

Wikan berharap, dukungan link and match dari PT Kawan Lama Sejahtera ini mampu mendorong peningkatan pendidikan di Indonesia melalui penyelarasan kurikulum dengan DUDI; peningkatan kompetensi bagi instruktur/guru/dosen, tenaga kependidikan dan peserta didik; penyediaan instruktur/guru/dosen tamu dari DUDI di satuan pendidikan vokasi; pengembangan dan pemanfaatan sarana dan prasarana; fasilitasi pelaksanaan sertifikasi kompetensi bagi instruktur/guru/dosen, tenaga kependidikan dan peserta didik; fasilitasi pelaksanaan praktik kerja lapangan dan/atau magang; fasilitasi rekrutmen lulusan pendidikan vokasi; serta fasilitasi pemberian beasiswa.

“Saya selalu mengingatkan dan berharap agar satuan pendidikan selalu mengoptimalkan jalinan kerja sama dengan industri guna terjadinya link and match, sehingga lulusan pendidikan vokasi dapat menjawab tantangan yang ada di industri,” jelas Wikan.

Di samping itu, upaya ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan swasta, sehingga semakin banyak keterlibatan swasta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya semakin banyak lulusan pendidikan vokasi yang terserap oleh dunia industri.

Tak ketinggalan, Wikan juga turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Kawan Lama Sejahtera yang telah dan senantiasa memberikan dukungan pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia yang telah diimplementasikan dalam berbagai kegiatan. “Terima kasih kepada Kawan Lama Sejahtera untuk bekerja sama dengan pendidikan, kami bangga bisa bekerja sama. Saya yakin dengan berbagai upaya yang sudah diprogramkan melalui kerja sama ini dan dukungan dari seluruh pihak, kualitas pendidikan Indonesia akan semakin meningkat yang tentunya akan menambah daya saing bangsa Indonesia dalam hal menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan maju,” terangnya.

Senada dengan Wikan, Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Ahmad Saufi menjelaskan, pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya pemerintah, namun juga orang tua murid, masyarakat, dan kalangan dunia usaha dan industri sesuai kewenangan dan peran masing masing.

Oleh karena itu, kami selalu menyambut baik apabila ada pihak DUDI yang ingin berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Kemitraan strategis pendidikan vokasi dengan dunia industri menjadi fokus utama kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia,” tutur Saufi.

 

Adapun ruang lingkup dalam pelaksanaan kerja sama ini mencakup :

1.    peningkatan kompetensi bagi instruktur/guru/dosen, tenaga kependidikan dan peserta didik;

2.    penyediaan instruktur/guru/dosen tamu dari DUDI di satuan pendidikan vokasi;

3.    pengembangan dan pemanfaatan sarana dan prasarana;

4.    fasilitasi pelaksanaan sertifikasi kompetensi bagi instruktur/guru/dosen, tenaga kependidikan dan peserta didik;

5.    fasilitasi pelaksanaan praktik kerja lapangan dan/atau magang;

6.    fasilitasi rekrutmen lulusan pendidikan vokasi; serta

7.    fasilitasi pemberian beasiswa.

 

Saufi menambahkan, PT Kawan Lama Sejahtera sendiri telah banyak memberikan dukungan bagi pengembangan pendidikan vokasi, antara lain melalui supporting kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tahun 2019 pada bidang mesin, measuring/pengukuran, dan welding/pengelasan,  sebagai Juri LKS SMK tahun 2020 dan 2021 di bidang measuring/pengukuran, penyediaan tempat praktik kerja lapangan bagi peserta didik SMK, dan rekrutmen karyawan dari lulusan SMK. Harapan kami nantinya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini akan menjadi payung yang efektif dalam memperluas jalinan kemitraan antara satuan pendidikan vokasi dengan seluruh jaringan anak usaha PT Kawan Lama yang tersebar di seluruh Indonesia,” terang Saufi.

Sementara itu Direktur Utama PT Kawan Lama Sejahtera Agustina Iftariani turut menyatakan rasa bangganya dapat ikut serta berkontribusi dalam pendidikan Tanah Air. “Kami berterima kasih dapat turut serta mengembangkan bangsa. Kami tidak dapat tumbuh besar tanpa kolaborasi,” tuturnya.

Agustina menjelaskan, pihaknya membutuhkan anak-anak bangsa yang turut membesarkan bisnis perusahaan bersama-sama. “Kami ingin berkolaborasi dengan SMK. Apa yang kami miliki sangat ingin tumbuh dan berkembang bersama,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan secara simbolis dari Kawan Lama Sejahtera ke Ditjen Pendidikan Vokasi, yang merupakan dukungan pembelajaran tatap muka melalui program CSR berupa pemberian 1.000 alat bantuan high pressure cleaner. (Diksi/AP/KR)

Komentar ( 0 )
Beri Komentar

01.